Lewat Tenun, BAZNAS Dorong Ekonomi Perempuan dan Lestarikan Budaya Ende

Lewat Tenun, BAZNAS Dorong Ekonomi Perempuan dan Lestarikan Budaya Ende

16/05/2025 | Marir Muhammad

Suasana tenang menyelimuti rumah tenun milik Lou Surahmi dan Ibu Syarifah di Kelurahan Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Di sudut rumah yang sederhana itu, dua perempuan anggota Kelompok Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS ini menjalani proses menenun sarung pesanan dengan penuh khidmat.

Melalui program pemberdayaan ZCD, BAZNAS tidak hanya memberi akses permodalan dan pelatihan, tetapi juga membuka ruang bagi pelestarian budaya lokal melalui ekonomi kreatif. Kelompok tenun di Ende Utara ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana ZCD BAZNAS memberdayakan masyarakat secara ekonomi sekaligus menjaga warisan budaya.

Sarung tenun buatan Lou dan Syarifah kini banyak diminati untuk keperluan-keperluan istimewa, seperti pernikahan, acara adat, hingga ibadah. Selain memperkuat identitas lokal, usaha ini juga menjadi sumber penghidupan yang layak bagi para penenun perempuan di Ende.

Program ZCD BAZNAS terus berupaya menghadirkan perubahan di tingkat akar rumput, dengan pendekatan berbasis komunitas dan pelibatan aktif masyarakat lokal. Melalui inisiatif seperti ini, semangat kemandirian dan pelestarian budaya dapat tumbuh beriringan.

KABUPATEN BANGKA TENGAH

Copyright © 2025 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12